Indeks Kospi Merosot 1,01 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 27,79 poin, atau sekitar 1,01 persen, pada Jumat (5/4/2024), menjadi 2.714,21.

Volume perdagangan moderat mencapai 615,09 juta saham senilai 11,16 triliun won atau sekitar US$8,2 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 633 berbanding 244.

Seperti dilansir Yonhap News, indeks Kospi merosot mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu komentar hawkish para pejabat Federal Reserve jelang dirilisnya data pekerjaan Amerika Serikat.

Investor institusi dan asing total melepas saham senilai 587 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 615,7 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics turun 0,9 persen meski mencatatkan perolehan laba melampaui ekspektasi pada kuartal pertama tahun ini. Laba operasional Samsung mencapai 6,6 triliun won, naik 931,3 persen year-on-year. Saham SK Hynix anjlok 2,8 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,2 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melemah 0,9 persen.

Saham perusahaan kosmetik Amorepacific dan perusahaan galangan kapal HD Hyundai masing-masing melonjak 1,1 persen dan 1,4 persen. Saham perusahaan minyak S-Oil melambung 4,8 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.352,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,66 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 44 poin, atau sekitar 0,56 persen, menjadi 7.773,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia dan Indonesia.

Bursa saham di Tiongkok, di luar Hong Kong, masih tutup sehubungan berlangsungnya libur perayaan Festival Qingming. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong berakhir datar dengan pergerakan turun hanya 1,18 poin menjadi 16.723,92.