ANALIS MARKET (05/4/2024) : Indeks Diprediksi Bergerak Sideways dengan Kecenderungan Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (04/4), IHSG ditutup menguat 1,22% ke level 7.254,40.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar 469,61 miliar (all market) dan net sell sebesar 490,84 miliar (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah TPIA (116,6 miliar), MDKA (84,9 miliar), BBCA (71,4 miliar), BRIS (39,2 miliar), & GOTO (25,0 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net sell asing teratas adalah BBNI (350.7 miliar), BBRI (184.8 miliar), TLKM (158.6 miliar), ASII (109.7 miliar), BMRI (77.8 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup menguat dan menembus resistan sebelumnya di 7,238.

Indikator dari stochastic adalah bullish, histogram MACD bergerak negatif (garis miring) dan volume netral.

Di sisi lain, indeks utama Wall Street ditutup melemah (DJI -1.35% , GSPC -1,23%, IXIC -1,40%).
EIDO ditutup menguat sebesar +0.73%.

Sentimen pasar cenderung mengarah pada ekspektasi bahwa Federal Reserve akan memangkas suku bunga tahun ini, menyusul rilis data PHK dan klaim pengangguran.

Investor juga mempertimbangkan komentar terbaru dari Ketua Fed Powell, yang menegaskan kembali bahwa meskipun ada tekanan inflasi, penurunan suku bunga mungkin terjadi tahun ini.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis Kiwoom Sekuritas memperkirakan, indeks hari ini bergerak sideways dengan kecenderungan melemah.

Hari ini (05/4) ada rilis data cadangan devisa periode Maret (Sebelumnya $144 miliar vs Fcst. $143,0 miliar).

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.165 –7.210. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.295–7.343,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Jumat (05/4).