ANALIS MARKET (05/4/2024) : IHSG Berpotensi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup melemah pada Kamis (4/4) kemarin: Dow -1.35%, S&P 500 -1.23%, Nasdaq -1.40%. Pasar AS melemah karena meningkatnya ketegangan geopolitik dan pernyataan hawkish dari The Fed menjelang laporan pekerjaan bulanan penting yang akan dirilis pada hari Jumat. Yield UST 10Y turun - 0.0002bps (-0.04%) ke level 4.31% dan USD Index flat +0.0% di level 104.0.

Pasar komoditas terpantau bergerak mixed: minyak naik +1.81% ke level USD 87.0/bbl, batu bara turun -1.12% di level USD 128.2/ton, nikel menguat +1.78% ke level USD 17,649/ton dan CPO melemah -1.0% ke level MYR 4,356. Sedangkan harga emas terpantau melemah -0.27% ke level USD 2,309/toz.

Bursa Asia pada Kamis (4/4) ditutup mayoritas menguat: Nikkei +0.81%, Hang Seng dan Shanghai tutup, lalu EIDO menguat +0.73%.

IHSG ditutup +1.22% ke level 7,254.4 dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 469.6 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 490.8 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net buy asing sebesar IDR 21.2 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBNI (IDR 350.7 miliar), BBRI (IDR 184.7 miliar), dan TLKM (IDR 158.5 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh TPIA (IDR 116.5 miliar), MDKA (IDR 84.9 miliar), dan BBCA (IDR 71.3 miliar). Top leading movers emiten BBCA, BMRI, BBRI, sementara top lagging movers emiten ASII, DSSA, INKP.

Diperdagangan Jumat (05/4) pagi ini, Nikkei dibuka menguat -1.58% dan KOSPI dibuka melemah -1.02%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG hari ini akan bergerak melemah, seiring dengan sentimen global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Jumat (05/4).