ANALIS MARKET (22/4/2024) : IHSG Berpotensi Sedikit Rebound, 6 Saham Ini Bisa Jadi Pilihan Trading

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, IHSG ditutup turun 1.11% diperdagangan sebelumnya (19/4), dan disertai dengan net sell asing sebesar Rp904 Miliar.

Saham yang paling banyak dijual asing adalah BBRI, ASII, BBCA, SMRA, dan ICBP.

Sementara itu, Wall Street ditutup bervariasi dimana dua indeks utama melemah. Indeks Dow mendapat dukungan dari penguatan American Express. Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 0,56% menjadi 37.986,40, indeks S&P 500 melemah 0,88% ke 4.967,23 dan indeks Nasdaq Composite turun 2,05% ke 15.282,01. Saham Netflix menjadi salah satu hambatan terbesar pada indeks acuan S&P dan Nasdaq setelah pendapatan perusahaan streaming video tersebut pada 2Q24 tidak sesuai perkiraan konsensus. Di sisi lain, perusahaan tersebut juga secara tak terduga mengatakan tidak akan lagi menyediakan data jumlah pelanggan. Kemudian, saham Paramount Global melonjak 13,4%, setelah seseorang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan kepada Reuters bahwa Sony Pictures Entertainment dan Apollo Global Management sedang mendiskusikan untuk membuat penawaran bersama untuk perusahaan tersebut.

Di sisi lain, Pasar Asia-Pasifik melemah pada perdagangan Jumat (19/4), dipengaruhi oleh Wall Street sebelumnya. Selain itu rilis inflasi Jepang menekan indeks Nikkei. Para pelaku pasar juga mengamati kinerja keuangan. Raksasa chip Taiwan Taiwan Semiconductor Manufacturing Corp mencatatkan pencapaian di atas ekspektasi pendapatan dan laba di kuartal pertama. Sementara itu, Jepang merilis data inflasi bulan Maret, dengan tingkat inflasi utama sebesar 2,7%, turun dari 2,8% pada Februari. Tingkat inflasi inti, mencapai 2,6%, sesuai dengan ekspektasi. Indeks Jepang Nikkei 225 merosot 2,66% setelah pembacaan inflasi, sedangkan Indeks Topix turun 1,91%. Hang Seng Hong Kong melemah 0,99%, Kospi Korea Selatan turun 1,63% setelah memimpin kenaikan di Asia pada hari Kamis, sementara Australia, ASX 200 turun hampir 1%.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Senin (22/4), Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP memperkirakan, “Hari ini IHSG berpotensi sedikit rebound untuk tes resist kuat di 7130-7200. Level support berada di 7000-7070 dan level resist berada di 7200-7230.”

Lebih lanjut disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Senin (22/4), yaitu; MDKA, INCO, ANTM, MEDC, INKP, dan BRIS.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;

1.MDKA: Buy on Weakness

Beli di 2750, cutloss jika break di bawah 2680.

Jika tidak break di bawah 2680, potensi naik ke 2900-2950 short term.

2.INCO: Spec Buy

Beli di 4270, cutloss jika break di bawah 4200.

Jika tidak break di bawah 4200, potensi naik ke 4500-4600 short term.

3.ANTM: Spec Buy

Beli di 1760, cutloss jika break di bawah 1710.

Jika tidak break di bawah 1760, potensi naik ke 1800-1815 short term.

4.MEDC: Spec Buy

Beli di 1530, cutloss jika break di bawah 1500.

Jika tidak break di bawah 1530, potensi naik ke 1600-1620 short term.

5.INKP: Spec Buy

Beli di 9450, cutloss jika break di bawah 9300.

Jika tidak break di bawah 9300, potensi naik ke 9750-9950 short term.

6.BRIS: Spec Buy

Beli di 2540, cutloss jika break di bawah 2470.

Jika tidak break di bawah 2470, potensi naik ke 2600-2650 short term.