Penjualan Mobil Elektrik BYD Turun 43 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan manufaktur mobil elektrik Tiongkok BYD pada Selasa (2/4/2024) melaporkan penurunan penjualan mobil elektrik sebesar 43 persen dari kuartal empat 2023.

Seperti diwartakan Reuters, penjualan mobil elektrik BYD pada kuartal pertama tahun ini hanya mencapai 300.114 unit, jauh di bawah penjualan kuartal akhir tahun lalu yang mencapai 526.409 unit.

Meski demikian, BYD masih mencatatkan peningkatan penjualan 13,4 persen year-on-year pada kuartal pertama 2024.

Penjualan total Maret mencapai 302.459 unit, meningkat 46 persen year-on-year. Jumlah tersebut merupakan penjualan kuartalan tertinggi kedua setelah mencapai rekor penjualan 341.043 unit pada Desember 2023.

Penjualan mobil elektrik mencapai 139.902 unit pada Maret, meningkat 36,3 persen year-on-year. Penjualan mobil hybrid meningkat 56,4 persen year-on-year  menjadi 161.729 unit.

Secara keseluruhan, BYD menjual 626.263 unit kendaraan pada kuartal pertama 2024, naik 13,4 persen year-on-year. Namun turun 33,7 persen dari rekor penjualan 944.779 unit yang tercapai pada Desember 2023.

Pekan lalu, BYD menetapkan target penjualan 3,6 juta unit kendaraan pada 2024, meningkat 20 persen dari rekor penjualan tahun lalu.