ANALIS MARKET (18/4/2024) : IHSG Masih Berpotensi Turun

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (17/4), IHSG ditutup melemah -0,47% ke 7.130,84.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar 470,67 miliar (all market) dan net sell sebesar 439,46 miliar (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah BREN (129,8 miliar), BBNI (103,3 miliar), BBCA (98,6 miliar), PGAS (33,1 miliar), & MDKA (31,7 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net sell asing terbesar adalah TLKM (202.1 miliar), BBRI (160.9 miliar), BMRI (98.4 miliar), UNVR (48.7 miliar), ASII (42.7 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dan menguji resistensi dinamis di EMA 10.

Indikator dari stochastic adalah death cross, histogram MACD bergerak negatif (garis miring) dan volume netral.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup turun (DJI -0.12% , GSPC -0,58%, IXIC -1,15%).

EIDO ditutup melemah -0.24%.

Ketua Fed Powell mencatat bahwa bank sentral tidak terburu-buru menurunkan suku bunga sebagai respons terhadap tanda-tanda inflasi yang tinggi baru-baru ini, perubahan retorika yang tajam dari pernyataan sebelumnya bahwa pembacaan inflasi yang tinggi pada bulan Januari dan Februari tidak mengubah tren disinflasi.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis Kiwoom Sekuritas memperkirakan, Indeks hari ini masih berpotensi turun hingga ke area support terdekat.

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.029 – 7.066. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.197 – 7.234,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Kamis (18/4).