ANALIS MARKET (17/4/2024) : IHSG Diproyeksi Masih Volatil dan Berpotensi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (16/4), IHSG ditutup melemah -1,68% ke level 7.164,81.

Investor asing mencatatkan net sell sebesar 2,48 triliun (all market) dan net sell sebesar 2,46 triliun (RG market).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah BREN (106,3 miliar), TPIA (105,0 miliar), ANTM (79,7 miliar), INCO (73,7 miliar), & PGAS (53,4 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net seller asing terbesar adalah BBCA (954.4 miliar), BBRI (664.4 miliar), TLKM (558.3 miliar), ASII (205.8 miliar), BMRI (107.3 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dan tembus resistance dinamis di EMA 5 & 10.

Indikator dari stochastic masih bullish, histogram MACD bergerak negatif (garis landai) dan volumenya semakin meningkat.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup beragam (DJI +0.17% , GSPC -0,21%, IXIC -0,12%).

EIDO ditutup turun -2.93%. Komentar Ketua Fed Powell yang menekankan perlunya mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lama untuk memerangi inflasi, membebani sentimen pasar.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, dalam riset Rabu (17/4), analis Kiwoom Sekuritas memperkirakan, Indeks hari ini masih volatil dan berpotensi melemah terlebih dahulu.

Adapun pada hari ini, ada rilis data penjualan ritel bulan Februari yang diperkirakan naik menjadi 1.2% y-y.

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.045 – 7.066. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.262 – 7.285,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Rabu (17/4).