ANALIS MARKET (17/4/2024) : IHSG Berpotensi Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Saham AS ditutup melemah pada Kamis (16/4): Dow +0.17%, S&P 500 -0.21%, Nasdaq -0.12%. Pasar melemah setelah The Fed mengisyaratkan perlunya suku bunga tetap lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama menyusul data inflasi baru-baru ini yang memberikan kejutan positif. Yield UST 10Y naik +0.071bps (+1.54%) ke 4.67%, dan USD Index naik +0.05% ke 106.3.

Pasar komoditas ditutup melemah: Minyak WTI -0,71% menjadi USD 85,3/bbl, batu bara -0,39% menjadi USD 129,3/ton, nikel -0,95% menjadi USD 17,992/ton, CPO -1,62% menjadi MYR 4,074. dan emas relatif datar di USD 2,401/toz.

Saham Asia sebagian besar ditutup melemah pada Rabu (16/4): Nikkei tutup, Hang Seng melemah -2.12%, dan Shanghai melemah -1.65%. EIDO turun - 2.96%, sementara IHSG ditutup pada level 7,164.8 (-1.68%), dengan investor asing mencatatkan net sell secara keseluruhan sebesar IDR 2478.5 miliar; Rp -2454,1 miliar di pasar reguler, dan Rp -24,4 miliar di pasar negosiasi. Foreign outflow terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BBCA (IDR -954.4 miliar), disusul BBRI (IDR -664.4 miliar), dan TLKM (IDR -558.3 miliar). Foreign inflow terbesar di pasar reguler dicatatkan oleh BREN (IDR 106.3 miliar), disusul TPIA (IDR 105 miliar), dan ANTM (IDR 79.7 miliar). Top lead mover adalah BREN, MDKA, TPIA, sedangkan top lagging mover adalah BBRI, TLKM, BBCA.

Adapun Nikkei (+0.44%) dan KOSPI (+0.36%) dibuka menguat diperdagangan Rabu (17/4) pagi ini.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami perkirakan IHSG akan menguat hari ini, seiring dengan sentimen negatif dari pasar global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (17/4).