ANALIS MARKET (16/4/2024) : IHSG Berpotensi Melemah

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, di perdagangan sebelumnya (05/4), IHSG ditutup menguat +0.45% ke level 7,286.88.

Asing mencatatkan net sell sebesar 3,76 triliun (all market) dan net buy sebesar 19,77 miliar (RG market).

5 saham yang mencatat pembelian bersih asing teratas adalah BREN (184,6 miliar), BBCA (99,4 miliar), TPIA (76,6 miliar), ASII (56,6 miliar), & AMMN (24,0 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat net seller asing teratas adalah BBRI (208.3 miliar), TLKM (99.2 miliar), BMRI (61.8 miliar), BBNI (49.3 miliar), CTRA (20.0 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup menguat dan menguji resistance.

Indikator stochastic masih bullish, histogram MACD bergerak ke arah positif (garis potensi golden cross) dan volume netral.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup melemah (DJI -0.65% , GSPC -1,20%, IXIC -1,79%).

EIDO ditutup +0,09% lebih tinggi. Investor sedang mencerna penjualan ritel bulan Maret yang meningkat lebih dari perkiraan yang menunjukkan bahwa suku bunga mungkin tetap stabil lebih lama dari perkiraan.

Selain itu, kekhawatiran mengenai potensi pembalasan Israel membebani pasar, menyusul serangan drone dan rudal Iran ke Israel pada akhir pekan lalu.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, analis Kiwoom Sekuritas menyebutkan, indeks hari ini berpotensi melemah terlebih dahulu hingga ke area support terdekat.

Hari ini ada rilis data keyakinan konsumen (kons. 123.4) dan juga ada data neraca perdagangan (kons. USD 1.5 miliar).

“Jika kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.239 – 7.254. Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.316 – 7.331,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Selasa (16/4).