Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Datar

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (22/3/2024) dengan indeks Dow Jones Industrial Average dan S&P 500 di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, berakhir di teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 305,47 poin, atau sekitar 0,77 persen, menjadi 39.475,90. Indeks S&P 500 melemah 7,35 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 5.234,18. Indeks komposit Nasdaq meningkat 26,98 poin, atau sekitar 0,16 persen, menjadi 16.428,82.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing meningkat 2 persen, 2,3 persen, dan 2,9 persen.

Indeks S&P 500 mengalami pekan yang positif terpengaruh rencana Federal Reserve untuk memangkas suku bunga tiga kali tahun ini.

Indeks komposit Nasdaq menikmati peningkatan signfikan seiring melonjaknya saham semikonduktor yang dipicu optimisme terkait teknologi kecerdasan buatan.

Indeks Dow Jones melemah pada Jumat setelah saham Nike terjun 6,9 persen memperkirakan penurunan pendapatan pada semester pertama 2025.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman April 2024 turun 0,8 persen menjadi US$2.168 per ons. Indeks dolar AS naik 0,96 persen menjadi 104,43.

Bursa saham Eropa berakhir datar pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa tidak mengalami perubahan dari sesi sebelumnya, setelah pelemahan saham sektor teknologi dibarengi penguatan saham sektor utilitas dan properti.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 48,37 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 7.930,92. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 26,69 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 18.205,94.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menanjak 75,70 poin, atau sekitar 0,70 persen, menjadi 10.943,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, turun 27,80 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 8.151,92.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,6 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,262 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,2 persen menjadi 1,1629 euro per pound.