ANALIS MARKET (01/3/2024) : IHSG Diperkirakan Bergerak Fluktuatif dengan Proyeksi Penguatan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (29/2), IHSG ditutup melemah -0,17% ke level 7.316,11.

Asing mencatatkan jual bersih sebesar 640,29 miliar (semua pasar) dan jual bersih sebesar 638,77 miliar (pasar RG).

5 saham yang mencatat net buy asing teratas adalah AMMN (123,3 miliar), BBNI (52,3 miliar), MEDC (46,7 miliar), GOTO (42,9 miliar), & AMRT (40,7 miliar).

Sementara itu, 5 saham yang mencatat penjual asing teratas adalah BBCA (267.4 miliar), BBRI (220.2 miliar), BMRI (102.3 miliar), CUAN (76.3 miliar), PGAS (73.9 miliar).

Secara teknikal, IHSG ditutup negatif dengan candle bearish.

Indikator dari stochastic netral, histogram MACD bergerak positif (garis masih bullish) dan trend volume meningkat.

Sementara itu, Indeks utama Wall Street ditutup melemah (DJI +0.12% , GSPC +0,52%, IXIC +0,90%).

EIDO ditutup lebih rendah -0,75%, saat investor menyerap data PCE terbaru.

Harga PCE di bulan Januari menunjukkan kenaikan 0,3% bulan ke bulan, naik dari 0,2% di bulan Desember, dan indeks inti naik menjadi 0,4% dari 0,1%, sesuai dengan ekspektasi.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, skenario bearish: Jika IHSG kembali bergerak bearish, diperkirakan akan kembali melemah hingga kisaran support 7.276 -7.289.

Skenario Bullish: Jika IHSG mampu bergerak bullish, IHSG berpeluang menembus resistance 7.342 -7.365.

“Indeks hari ini diperkirakan bergerak fluktuatif dengan proyeksi penguatan. Hari ini ada rilis data inflasi periode Februari. Pagi ini terlihat rilis data indeks manufaktur yang turun di bawah ekspektasi sehingga dapat membebani indeks (Act. 52.7 vs Prev.52.9 & Fcst. 52.8),” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Jumat (01/3).