Indeks Kospi Turun 0,58 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 15,11 poin, atau sekitar 0,58 persen, pada Selasa (6/2/2024), menjadi 2.576,20.

Volume perdagangan mencapai 404,4 juta saham senilai 10,1 triliun won atau sekitar US$7,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 613 berbanding 265.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks melemah mengikuti pergerakan saham di Wall Street setelah pimpinan Federal Reserve Jerome Powell menyatakan bahwa belum ada peluang terjadinya pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat.

Investor asing meraup saham senilai 338,1 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 233,3 miliar won dan 125,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing naik 0,13 persen dan 4,31 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing turun 3,08 persen dan 0,96 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia Motors masing-masing merosot 1,05 persen dan 5,66 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 3,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.327,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 1,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 44,30 poin, atau sekitar 0,58 persen, menjadi 7.581,60. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Singapura melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melambung 87,30 poin, atau sekitar 3,23 persen, menjadi 2.789,49. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 626,86 poin, atau sekitar 4,04 persen, menjadi 16.136,87.