Indeks Kospi Turun 0,92 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 24 poin, atau sekitar 0,92 persen, pada Senin (5/2/2024), menjadi 2.591,31.

Volume perdagangan mencapai 500,2 juta saham senilai 12,1 triliun won atau sekitar US$9,09 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 459 berbanding 434.

Angka indeks turun dipicu aksi ambil untung yang dilakukan para investor. “Para investor menjual saham-saham yang telah membukukan peningkatan tajam,” jelas Roh Dong-Gil, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melepas saham senilai 724,2 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 178,7 miliar won dan 512,1 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,2 persen dan 1,93 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing terjun 6,9 persen dan 2,31 persen.

Saham perusahaan biofarmasi SK Biopharm dan Celltrion masing-masing anjlok 2,38 persen dan 1,68 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 4,85 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 8,2 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.330,8 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,21 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 73,50 poin, atau sekitar 0,95 persen, menjadi 7.625,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Thailand, Vietnam, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 27,97 poin, atau sekitar 1,02 persen, menjadi 2.702,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 23,55 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 15.510,01.