ANALIS MARKET (28/2/2024) : IHSG Berpotensi Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS ditutup mixed pada Selasa (27/02): Dow Jones -0.25%, S&P 500 +0.17% dan Nasdaq +0.37%. Wall Street bergerak tipis saat investor bersiap untuk rilis data inflasi kunci pekan ini. Yield UST 10Y naik +0.35% (+0.015 bps) ke level 4.311 dan USD Index turun -0.02% ke level 103.808.

Pasar komoditas terpantau bergerak menguat pada Selasa (27/02): minyak +1.66% ke level USD 78.87/bbl; batubara +1.14% ke level USD 129.20/ton; nikel +2.61% ke level USD 17,540; CPO +1.45% di level MYR 3,924, dan harga emas +0.25% ke level USD 2,044/toz.

Pasar Asia bergerak menguat pada Selasa (27/02): Nikkei +0.02%, Hang Seng +0.94%, Shanghai +1.29%, dan KOSPI -0.83%. IHSG mengakhiri perdagangan kemarin dengan ditutup di level 7,283.1 (+0.02%) dengan investor asing mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 1175.5 miliar. Di pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 652.8 miliar, dan pada pasar negosiasi tercatat net sell asing sebesar IDR 522.7 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh TLKM (IDR 223.5 miliar), GOTO (IDR 83.2 miliar), dan ASII (IDR 70.6 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BBNI (IDR 62.1 miliar), BRIS (IDR 33.9 miliar), dan AMMN (IDR 20.3 miliar). Top leading movers emiten BBCA, GOTO, BBNI, sementara top lagging movers emiten TLKM, BBRI, TPIA.

Diperdagangan Rabu (28/2) pagi ini, NIKKEI dibuka -0.02% dan KOSPI +0.23%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG berpotensi sideways hari ini, seiring dengan sentimen mixed dari pergerakan bursa global dan regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Rabu (28/2).