Indeks Kospi Naik 0,41 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 10,96 poin, atau sekitar 0,41 persen, pada Kamis (22/2/2024), menjadi 2.664,27.

Volume perdagangan moderat mencapai 445,3 juta saham senilai 10,1 triliun won atau sekitar US$7,6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 509 berbanding 348.

Angka indeks naik seiring menguatnya saham sektor teknologi setelah Nvidia mencatatkan perolehan laba kuartal empat melampaui ekspektasi.

“Indeks Kospi terutama terdongkrak peningkatan saham perusahaan semikonduktor setelah Nvidia melaporkan perolehan laba melampaui ekspektasi.

Namun keputusan Bank of Korea untuk mempertahankan suku bunga 3,5 persen telah diperkirakan sebelumnya sehingga tidak terlalu berpengaruh terhadap pasar saham,” jelas Lee Jae-Won, analis Shinhan Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 163,5 miliar won dan 74,7 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 273,2 miliar won.

Saham perusahaan teknologi SK Hynix yang merupakan pemasok Nvidia melambung 5,03 persen. Saham Samsung Electronics meningkat 0,14 persen, sedangkan saham Hanmi Semiconductor melambung 6,7 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melonjak 1,67 persen dan 2,14 persen. Saham agensi artis Hybe melonjak 3,57 persen usai mengumumkan rencana perilisan album baru anggota BTS J-Hope yang saat ini masih menjalani wajib militer.

Saham perusahaan kimia LG Chem anjlok 3,8 persen, sedangkan saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics turun 0,36 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.328,7 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,56 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 2,80 poin menjadi 7.611,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan Bursa Singapura, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, dan Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 37,40 poin, atau sekitar 1,27 persen, menjadi 2.988,36. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong menanjak 239,85 poin, atau sekitar 1,45 persen, menjadi 16.742,95.