BBCA Isyaratkan Naikan Rasio Dividen Tahun Buku 2023

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - PT Bank Central Asia Tbk (IDX: BBCA) mengisyaratkan akan meningkatkan nilai dan rasio Dividen tahun buku 2023.

Direktur BBCA, Vera Eve Lim menyampaikan, ratio pembayaran dividen atau dividen pay out ratio tahun buku 2022 sebesar 64 persen atau meningkat dibanding tahun buku 2021 yang sebesar 58 persen.  

“Salah satu yang diukur adalah dividen per saham, karena laba bank meningkat biasanya per saham juga akan meningkat. Tahun 2023 kami membagikan 170 per saham atau meningkat 42 persen dari tahun sebelumnya,” terang dia dalam acara Mirae Aset Manajemen Sekuritas Talk, Kamis (22/2/2024).

Ia menambahkan, dividen tahun buku 2023 kemungkinan lebih besar dibanding tahun buku 2022 karena laba bersih BBCA juga meningkat 19,4 persen.

“Mudah-mudahan dividen pay out ratio juga naik. Jadi investor BBCA akan mendapat double, dividen pay out ratio meningkat dan dividen per saham juga meningkat,” ujar dia. 

Adapun Presiden Direktur BBCA, Jahja Setiaatmadja menambahkan, investor BBCA umumnya investor jangka panjang yang mengharapkan capital gain.

Tapi investor itu juga perlu uang tunai yang berasal dari dividen.

Nah, kami selalu membagikan dividen final dan dividen interim tidak pernah absen. Dividen kita patut bersyukur karena ratio-nya juga naik terus, paling tidak dapat uang saku pada bulan April yang dekat Lebaran dan dapat THR,“ pungkas dia.

Sebelumnya, BBCA akan membagikan dividen tengah tahun atau interim sebesar Rp42,5 per saham kepada pemodal yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada penutupan bursa tanggal 1 Desember 2023, atau cum dividen pasar reguler dan negosiasi.

Sedangkan cum dividen pasar tunai akan jatuh pada penutupan bursa tanggal 5 Desember 2023.

Emiten bank grup Djarum ini akan mengirim dividen tunai dengan total nilai Rp5,239 triliun ke Rekening Dana Nasabah (RDN) investor pada tanggal 20 Desember 2023.