Wall Street Melemah Dipicu Anjloknya Saham Nvidia

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street melemah pada Selasa (20/2/2024) dipicu anjloknya saham perusahaan teknologi Nvidia.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, turun 64,19 poin, atau sekitar 0,17 persen, menjadi 38.563,80. Indeks S&P 500 melemah 30,06 poin, atau sekitar 0,60 persen, menjadi 4.975,51. Indeks komposit Nasdaq merosot 144,87 poin, atau sekitar 0,92 persen, menjadi 15.630,78.

Saham Nvidia anjlok 4,35 persen, penurunan harian tertajam sejak 17 Oktober, dipicu kekhawatiran tidak sesuainya perolehan laba perusahaan tersebut dengan valuasi pasar.

Laporan perolehan laba kuartalan Nvidia diperkirakan rilis setelah sesi perdagangan Rabu (21/2/2024).

Indeks semikonduktor Philadelphia merosot 1,56 persen seiring melemahnya saham perusahaan teknologi lainnya.

Pelemahan indeks Dow Jones terbatasi menguatnya saham perusahaan ritel Walmart sebesar 3,2 persen mencapai rekor usai meningkatkan dividen tahunan sebesar 9 persen.

Indeks sektor kebutuhan pokok konsumen S&P 500 meningkat 1,13 persen, menjadi satu-satunya sektor yang berakhir di teritori positif.

Indeks sektor teknologi informasi mengalami penurunan tertajam 1,27 persen.

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS.

Harga emas untuk pengiriman Maret 2024 naik 0,8 persen menjadi US$2.039,40 per ons. Indeks dolar AS turun 0,3 persen.

Bursa saham Eropa melemah pada Selasa, dengan indeks STOXX 600 Eropa turun 0,1 persen, seiring merosotnya saham sektor pertambangan, energi, dan teknologi.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 9,29 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 7.719,21. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, melemah 23,83 poin, atau sekitar 0,14 persen, menjadi 17.068,43.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 93,40 poin, atau sekitar 0,94 persen, menjadi 10.038,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menguat 26,67 poin, atau sekitar 0,34 persen, menjadi 7.795,22.

Nilai tukar poundsterling menguat 0,13 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2612 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,23 persen menjadi 1,1667 euro per pound.