Indeks Kospi Melonjak 1,82 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 45,37 poin, atau sekitar 1,82 persen, pada Kamis (1/2/2024), menjadi 2.542,46.

Volume perdagangan mencapai 741,3 juta saham senilai 13,3 triliun won atau sekitar US$9,98 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 668 berbanding 239.

Menurut Lee Jae-Seon, analis Hyundai Motor Securities, seperti dilansir Yonhap News, angka indeks melonjak berkat positifnya angka ekspor Korea Selatan pada Januari, mencapai US$54,6 miliar. Ekspor Negeri Ginseng telah meningkat empat bulan beruntun.

Pengiriman semikonduktor meningkat 56,2 persen year-on-year, telah meningkat tiga bulan beruntun.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan perusahaan keuangan KB Financial masing-masing melonjak 1,24 persen dan 8,30 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing melambung 6,89 persen dan 3,30 persen.

Saham maskapai penerbangan Korean Air naik 0,89 persen setelah rencana merger dengan Asiana Airlines mendapat persetujuan regulator antitrust Korea Selatan.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing merosot 1,31 persen dan 0,56 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 2,80 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.331,80 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 92,50 poin, atau sekitar 1,20 persen, menjadi 7.588,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand, Vietnam, dan Indonesia menguat, sedangkan Bursa Singapura, Malaysia, dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 17,81 poin, atau sekitar 0,64 persen, menjadi 2.770,74. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong meningkat 81,14 poin atau sekitar 0,52 persen, menjadi 15.566,21.