ANALIS MARKET (21/9/2023) : IHSG Berpotensi ‘Break’ di Level 7040, Ini 6 Saham yang Bisa Jadi Pilihan Investor

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian BNI Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (20/9), IHSG ditutup naik 0,45%, disertai dengan net buy asing sebesar Rp728 Miliar.

Saham yang paling banyak dibeli asing adalah TLKM, BMRI, BBCA, BBNI,

dan BBRI.

Sementara itu, Wall Street mengalami penurunan.

Kemarin (20/9), indeks Dow Jones Industrial Average ditutup melemah sebesar 0,22%, begitu juga dengan S&P 500 yang turun sebesar 0,94%, sementara indeks Nasdaq terkoreksi lebih dalam sebesar 1,53%. Federal Reserve tidak menaikkan suku bunga (sesuai perkiraan) namun mengindikasikan kenaikan satu kali lagi sebelum akhir tahun dalam proyeksi ekonominya. Penurunan Nasdaq dipengaruhi oleh koreksi pada saham Microsoft lebih dari 2% dan penurunan pada saham Nvidia serta Alphabet.

Di sisi lain, Bursa Asia Pasifik mencatat pelemahan.

Kemarin (20/9), hampir semua bursa di kawasan regional Asia Pasifik mengalami penurunan, namun di sisi lain BEI, STI Index dan Kospi menguat. Jepang melaporkan defisit neraca perdagangan (balance of trade) untuk Agustus 2023 sejumlah JPY 930,5 miliar. China menetapkan suku bunga loan prime 1 tahun dan 5 tahun tetap di posisi masing-masing sebesar 3,45% dan 4,2%, sesuai dengan perkiraan. Hari ini Hong Kong akan menetapkan suku bunga yang saat ini berada di level 5,75%.

Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas, Fanny Suherman mengatakan, “Hari ini IHSG akan berpotensi mencoba break 7040 setelah pengumuman the Fed yang pertahankan bunganya, tapi masih membuka kesempatan untuk naik 1x lagi hingga akhir tahun. Level support IHSG berada di 6970-7000 dan resistance IHSG berada di 7040-7080.”

Lebih lanjut disebutkan beberapa saham yang bisa menjadi pilihan pelaku pasar diperdagangan hari ini, Kamis (21/9), yaitu; MAPA, ADRO, CUAN, NCKL, TKIM, dan SMGR.

Berikut ini rekomendasi trading sahamnya;  

1.MAPA: Buy on Weakness

Support di 760, cutloss jika break di bawah 740.

Jika tidak break di bawah 740, potensi naik ke 810-840 short term.

2.ADRO: Buy on Weakness

Support di 2920, cutloss jika break di bawah 2830.

Jika tidak break di bawah 2920, potensi naik ke 3000-3050 short term.

3.CUAN: Buy on Weakness

Support di 2870, cutloss jika break di bawah 2760.

Jika tidak break di bawah 2870, potensi naik ke 3040-3150 short term.

4.NCKL: Spec Buy

Support di 1120, cutloss jika break di bawah 1100.

Jika tidak break di bawah 1120, potensi naik ke 1160-1180 short term.

5.TKIM: Spec Buy

Support di 9700, cutloss jika break di bawah 9400.

Jika tidak break di bawah 9700, potensi naik ke 9950-10050 short term.

6.SMGR: Spec Buy

Support di 6850, cutloss jika break di bawah 6750.

Jika tidak break di bawah 6850, potensi naik ke 7050-7100 short term.