Wall Street Menguat Dipicu Lonjakan Saham Tesla

foto: istimewa
Pasardana.id - Wall Street menguat dipicu lonjakan saham perusahaan manufaktur mobil elektrik Tesla Inc.
Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, naik 87,13 poin, arau sekitar 0,25 persen, menjadi 34.663,72. Indeks S&P 500 meningkat 29,97 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 4.487,46. Indeks komposit Nasdaq melonjak 156,37 poin, atau sekitar 1,14 persen, menjadi 13.917,90.
Saham Tesla meroket 10 persen usai Morgan Stanley meningkatkan peringkat saham Tesla menjadi overweight dari sebelumnya equal-weight dengan pertimbangan komputer super Dojo milik Tesla akan melambungkan nilai pasar perusahaan tersebut ke angka US$600 miliar.
Saham perusahaan teknologi lainnya juga mengalami penguatan. Saham Amazon melambung 3,5 persen, sedangkan saham Microsoft meningkat 1,1 persen 
Saham Meta Platforms melambung 3,25 persen dipicu kabar bahwa perusahaan media sosial tersebut tengah mengembangkan kecerdasan buatan yang lebih canggih.
Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange naik seiring melemahnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Oktober 2023 naik 0,2 persen menjadi US$1.946,70 per ons. Indeks dolar AS turun 0,6 persen.
Bursa saham Eropa menguat pada Senin, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,3 persen, dipicu meningkatnya saham sektor pertambangan.
Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, naik 18,68 poin, atau sekitar 0,25 persen, menjadi 7.496,87. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, meningkat 60,69 poin, atau sekitar 0,39 persen, menjadi 15.800,99.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menguat 70,60 poin, atau sekitar 0,75 persen, menjadi 9.435,20. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, menanjak 37,50 poin, atau sekitar 0,52 persen, menjadi 7.278,27.
Nilai tukar poundsterling menguat 0,4 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2521 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound menguat 0,2 persen menjadi 1,1667 euro per pound.