ANALIS MARKET (31/3/2023) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (30/3), IHSG ditutup melemah 30,48 poin (-0,44%) ke level 6.808,95.

IHSG melemah dilanda aksi profit taking pasca menguat dua hari berturut-turut.

Di saat yang sama, adanya ketidakpastian dari penetapan upah dalam UU Cipta Kerja Terbaru 2023 memberikan aksi penolakan dari kalangan buruh.

Selain itu, realisasi investasi harta hasil deklarasi Tax Amnesty Jilid II pada instrumen Surat Berharga Negara masih minim yakni hanya sekitar Rp8,5 triliun.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup menguat, tercermin dari DJIA (+0,43%), S&P 500 (+0,57%), dan Nasdaq (+0,73%).

Investor mengalihkan fokus mereka kembali ke jalur kebijakan Federal Reserve di tengah meredanya kekhawatiran tentang krisis perbankan.

Pejabat Federal Reserve menegaskan kembali tekad mereka untuk menurunkan inflasi, menyarankan pengetatan moneter lebih lanjut jika diperlukan bahkan setelah gejolak pasar keuangan yang dimulai awal Maret 2023 dengan runtuhnya dua bank regional.

Saat ini, investor sedang menantikan beberapa pidato The Fed dan rilis data ekonomi minggu ini, termasuk indeks harga inti PCI yang akan dirilis pada hari Jumat.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset Jumat (31/3).