ANALIS MARKET (04/12/2023) : IHSG Berpotensi Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan perdagangan Jumat lalu (01/12), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat +0.82%, S&P 500 menguat +0.59%, dan Nasdaq menguat +0.55%. Pasar memulai bulan Desember dengan sesi positif (S&P 500 menyentuh titik tertingginya tahun ini) di tengah spekulasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga acuannya bulan ini dan mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunga di 2024. Yield UST 10Y melemah -2.79% (- 0.121 bps) pada level 4.209%, dan USD index melemah -0.65% ke level 103.5.

Pasar komoditas terpantau sideways pada Jumat (1/12) kemarin; minyak WTI melemah -2.05% ke level USD 74.07/bbl, Brent melemah +4.0% ke level USD 78.9/bbl, harga batubara menguat +1.02% di level USD 133.5/ton, dan CPO melemah -0.62% ke level MYR 3,895. Harga emas terpantau menguat +1.58% ke level USD 2,089.7/toz).

Bursa Asia bergerak melemah pada Jumat (1/12) kemarin. Kospi melemah - 1.19%, Nikkei melemah -0.17%, Hang Seng melemah -1.25%, dan Shanghai menguat +0.06%. IHSG ditutup melemah -0.29% ke level 7,059.9. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga ditutup melemah -0.52% ke level 208.6. Investor asing pada Jumat (01/12) kemarin mencatatkan keseluruhan net buy sebesar IDR 213.2 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net buy sebesar IDR 89.7 miliar, dan pasar negosiasi mencatatkan net buy asing sebesar IDR 123.5 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh ASII (IDR 289.5 miliar), GOTO (IDR 145.3 miliar), dan TLKM (IDR 83.8 miliar). Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh AMMN (IDR 292.5 miliar), ICBP (IDR 33.7 miliar), dan INCO (IDR 28.6 miliar). Selain itu, top sector gainer adalah sektor IDXTECH, sementara yang menjadi top sector loser datang dari IDXBASIC. Top leading movers emiten adalah GOTO, ASII, BBRI, sementara top lagging movers emiten adalah AMMN, SMMA, ICBP.

Diperdagangan Senin (04/12) pagi ini, Nikkei melemah -0.35% dan Kospi menguat +0.73%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG berpotensi sideways pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (04/12).