ANALIS MARKET (11/12/2023) : IHSG Berpotensi Menguat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, pada penutupan Jumat lalu (8/12), pasar AS bergerak menguat. Dow Jones menguat +0.36%, S&P 500 menguat +0.41%, dan Nasdaq menguat +0.45%. S&P 500 mencapai titik tertingginya di 2023 pada Jumat lalu, melanjutkan tren positifnya yang sudah berlangsung selama 6 pekan, didukung oleh rilis data ekonomi yang solid yang menandakan ekonomi AS tangguh dan menurunkan inflasi. Yield UST 10Y menguat +1.93% (+0.08 bps) pada level 4.229%, dan USD index menguat -+0.35% ke level 104.1.

Pasar komoditas terpantau menguat pada Jumat (8/12) kemarin; minyak WTI menguat +2.73% ke level USD 71.23/bbl, Brent menguat +2.42% ke level USD 75.8/bbl, harga batubara menguat +1.51% di level USD 151/ton, dan CPO menguat +0.24% ke level MYR 3,732. Harga emas terpantau melemah -1.56% ke level USD 2,014.5/toz).

Bursa Asia bergerak sideways pada Jumat (8/12) kemarin. Kospi menguat +1.03%, Nikkei melemah -1.68%, Hang Seng melemah -0.07%, dan Shanghai menguat +0.11%. IHSG ditutup menguat +0.35% ke level 7,159.6. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) juga ditutup menguat +1.2% ke level 211.9. Investor asing pada Jumat (08/12) kemarin mencatatkan keseluruhan net sell sebesar IDR 233.4 miliar. Pada pasar reguler, investor asing mencatatkan net sell sebesar IDR 303.7 miliar, dan pasar negosiasi mencatatkan net buy asing sebesar IDR 70.3 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler didominasi oleh BMRI (IDR 176 miliar), GOTO (IDR 135.4 miliar), dan BBRI (IDR 97.1 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatat oleh TLKM (IDR 85.2 miliar), PGEO (IDR 64.2 miliar), dan BREN (IDR 57 miliar). Selain itu, top sector gainer adalah sektor IDXTECH, sementara yang menjadi top sector loser datang dari IDXFIN. Top leading movers emiten adalah GOTO, BREN, TPIA, sementara top lagging movers emiten adalah SMMA, BBRI, BBNI.

Diperdagangan Senin (11/12) pagi ini Nikkei melemah -1.68,% dan Kospi menguat +1.03%.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, kami memperkirakan IHSG berpotensi menguat pada hari ini, seiring dengan sentimen beragam dari pergerakan bursa global dan bursa regional,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset Senin (11/12).