Emiten TV Kabel Grup Axiata Ini Rugi Rp274 Miliar Pada Akhir September 2023

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – PT Link Net Tbk (IDX: LINK) menderita rugi bersih sebesar Rp274,01 miliar dalam sembilan bulan tahun 2023, atau memburuk dibanding periode sama tahun 2022 yang membukukan laba bersih sebesar Rp246,39 miliar.

Akibatnya, saldo laba belum dicadangkan terpangkas 10,1 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp3,369 triliun pada akhir September 2023.  

Pemicunya, pendapatan merosot 8,1 persen secara tahunan menjadi Rp2,931 triliun pada akhir kuartal III 2023.

Rinciannya, pendapatan dari lini bisnis jaringan internet pita lebar tercatat sebesar Rp1,584 triliun.

Ditambah pendapatan lini bisnis TV kabel sebesar Rp1,225 triliun.

Lalu pendapatan lain-lain sebesar Rp121,8 miliar.

Terlebih, beban membengkak 13,5 persen secara tahunan menjadi Rp3,237 triliun pada akhir September 2023.

Ada beberapa pos yang jadi pemicunya, yaitu; beban penyusutan naik 14,2 persen menjadi Rp1,206 triliun.

Lalu beban keuangan melambung 77,6 persen menjadi Rp366,09 miliar.

Akibatnya, anak usaha Axiata Investment Sdn Bhd ini, mengalami rugi sebelum pajak penghasilan sedalam Rp306,6 miliar pada akhir September 2023, atau memburuk dibanding akhir September 2022 yang membukukan laba sebelum pajak penghasilan sebesar Rp344,89 miliar.

Data tersebut tersaji dalam laporan keuangan Sembilan bulan tahun 2023 telah audit LINK yang diunggah pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (1/12/2023).

Sementara itu, jumlah kewajiban bertambah 20,1 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp8,022 triliun pada akhir kuartal III 2023.    

Pada sisi lain, total ekuitas berkurang 7,6 persen dibanding akhir tahun 2022 menjadi Rp4,587 triliun pada akhir September 2023.