Menhub Optimis Bandara Kertajati Bakal Kembali Ramai

Foto : istimewa

Pasardana.id - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berharap, dengan beroperasi penuhnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, di Majalengka, bisa membangkitkan kembali kehidupan bandara yang sempat mati suri karena pandemi Covid-19 lalu. 

Dalam keterangannya di sela pelepasan penerbangan pertama di Bandara Kertajati, Minggu (29/10), Menhub mengatakan, Bandara Kertajati akan kembali ramai.

Sebelumnya, bandara ini telah sukses melakukan penerbangan haji dan umrah.

Hanya saja, kata Menhub, untuk menjalankan hal tersebut dibutuhkan komitmen bersama dari seluruh stakeholder.

"Optimis itu ada. Apalagi kalau kita ngomong umrah dan haji tahun lalu. Tapi memang ini butuh komitmen bersama," kata Menhub.

Disampaikan Menhub, Bandara Kertajati di Majalengka adalah bandara terbesar di Indonesia setelah Bandara Soekarno-Hatta.

Lokasinya juga diklaimnya strategis.

Bandara Kertajati berjarak 45 kilometer dari Pelabuhan Patimban di Subang yang juga merupakan pelabuhan terbesar kedua di Indonesia setelah Tanjung Priok.

Budi Karya mengatakan, peluang investasi di bandara Kertajati juga terbuka lebar. “Untuk logistik bisa di sini, Patimban dekat sini, jadi kalau logistik bagus sekali,” kata dia.

Lebih lanjut Budi mengaku, bangga dengan dioperasikan kembalinya Bandara Kertajati.

Sebab misi Presiden Joko Widodo untuk menghidupkan kembali Bandara Kertajati telah dibayar tuntas.

"Saya bahagia sekali akhirnya kita secara resmi melakukan penerbangan pertama di Kertajati. Oleh karenanya, apa yang diperintahkan Pak Presiden kepada saya, Bandara Kertajati setelah Whoosh (kereta cepat), Kertajati menjadi tugas saya dan insyaallah dengan Pak Gubernur Jabar bisa berjalan," ujar Budi.

Dia juga terkesan dengan pengoperasian perdana Bandara Kertajati.

Itu karena, minat terbang dari Bandara Kertajati langsung disambut ramai.

"Relatif cukup baik untuk bandara pertama kali (beroperasi), yaitu 20 take off-landing. Ini suatu volume yang cukup banyak apalagi okupansinya lumayan cukup banyak, 80 persen," ucap Budi.

Kendati, Bandara Kertajati resmi menggantikan peran Bandara Husein. Bandara Kertajati dipastikan akan melayani penerbangan domestik maupun mancanegara.

Terdapat 7 rute penerbangan dalam negeri yang dialihkan dari Bandara Husein ke Bandara Kertajati, yaitu; Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Denpasar, Makassar, Medan, dan Palembang.

Penerbangan itu akan dilayani oleh maskapai dari Citilink, AirAsia dan Super Air Jet.
Untuk diketahui, meski dialihkan ke Bandara Kertajati, Bandara Husein tetap akan melayani penerbangan.

Kedepannya, Bandara Husein hanya melayani penerbangan pesawat jenis tertentu, seperti propeller (baling-baling), jet pribadi, pesawat militer hingga pesawat VIP.