ANALIS MARKET (25/1/2023) : IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways dengan Peluang Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (24/1), IHSG ditutup turun -0,20% ke level 6.860,85.

Investor asing mencatatkan net buy sebesar Rp 156,66 miliar (all market).

Adapun 5 saham yang mencatat net buy asing terbanyak adalah GOTO (208,8B), MDKA (87,5B), UNVR (23,7B), BUKA (17,9B) & BBTN (17.3B).

Sedangkan 5 saham yang mencatat net sell asing terbanyak, yaitu; BBCA (115.2B), BBNI (23.8B), ITMG (21,7B), ACES (16,7B) & TOWR (13,6B).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup beragam (DJI +0,31%, GSPC -0,07%, IXIC -0,27%).

EIDO ditutup turun -0,69%. Seiring investor telah melihat beberapa data ekonomi dan pendapatan perusahaan, sementara ketakutan terhadap resesi tetap ada.

Sementara itu, secara teknikal analis, IHSG ditutup sedikit melemah.

Indikator stokastik berada di area overbought, MACD histogram bergerak positif (garis goldencross) dan volumenya meningkat.

Jika JCI mampu bergerak bullish, ada peluang bagi IHSG untuk menuju ke atas resistance di kisaran 6.906 – 6.933.

Jika bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali melemah hingga support di kisaran 6.801 – 6.819.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini diperkirakan akan bergerak sideways dan memiliki kesempatan terbatas untuk menguat,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset Rabu (25/1).