ANALIS MARKET (24/1/2023) : IHSG Berpeluang Menguat ke Resistensi Terdekat

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan akhir pekan lalu (20/1), IHSG ditutup menguat +0.81% ke level 6.874,93.

Pelaku pasar asing tercatat beli bersih (net buy) Rp 331,59 miliar (all market).

Adapun 5 saham yang mencatatkan beli bersih (net buy) asing teratas adalah BBRI (124,3B), MDKA (114.4B), GOTO (53.8B), UNTR (46.4B) & CMRY (17.2B).

Sedangkan 5 saham yang mencatatkan net sell asing terbanyak, yaitu; BBCA (101,5B), BMRI (86,4B), ADRO (34,6B), ASII (23,2B) & ENAK (17,3B).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup lebih tinggi (DJI +0,76%, GSPC +1,19%, IXIC +2,01%).

EIDO ditutup naik +0,56%. Seiring pesimisme di kalangan investor telah memudar dalam beberapa hari terakhir, bertaruh pengetatan the Fed lebih lambat, menjelang rilis laporan keuangan.

Sementara itu, secara teknikal analis, IHSG berhasil ditutup menguat dan mendekat area resistensi.

Indikator stochastic adalah bullish, histogram MACD bergerak positif (garis goldencross) dan volume meningkat.

Jika IHSG mampu bergerak bullish, ada peluang untuk IHSG menuju resistance di kisaran 6.908 – 6.933.

Jika bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan bergerak bearish dan melemah lagi hingga support di kisaran 6.801 – 6.820.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG hari ini berpeluang menguat ke resistensi terdekat,” sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Selasa (24/1).