Microsoft Berhentikan 10.000 Karyawan

foto: istimewa

Pasardana.id - Perusahaan teknologi Amerika Serikat Microsoft pada Kamis (19/1/2023) mengumumkan rencana pemberhentian 10.000 karyawan.

Seperti dilansir BBC News, jumlah tersebut berarti sekitar 5 persen jumlah karyawan Microsoft secara global.

Microsoft harus membayar pesangon dan biaya reorganisasi sebesar US$1,2 miliar atau sekitar Rp18 triliun.

Menurut CEO Microsoft Satya Nadella, meski belanja konsumen meningkat saat pandemi COVID-19 berlangsung, namun saat ini kondisi sudah berubah. Banyak negara yang mulai memasuki kondisi resesi atau mengantisipasi terjadinya resesi.

Meski terjadi pemberhentian karyawan secara masif, namun Microsoft masih akan menambah jumlah sumber daya manusia di area-area penting seperti riset dan pengembangan.