Indeks Kospi Naik 0,51 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 12,02 poin, atau sekitar 0,51 persen, pada Kamis (19/1/2023), menjadi 2.380,34.

Volume perdagangan moderat mencapai 364 juta saham senilai 5,36 triliun won atau sekitar US$4,34 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 473 berbanding 362.

Angka indeks naik dipicu aksi beli investor asing. “Lemahnya data ekonomi Amerika Serikat mencuatkan kekhawatiran resesi. Namun indeks Kospi tetap berakhir di teritori positif berkat aksi beli investor asing,” jelas Seo Sang-Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 580 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 260 miliar won dan 315 miliar won.

Saham perusahaan telekomunikasi KT dan saham perusahaan asuransi Samsung Fire & Marine Insurance masing-masing melambung 3,3 persen dan 2,22 persen. Saham perusahaan utilitas Korea Electric Power naik 0,74 persen.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing melonjak 1,82 persen dan 1,31 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor turun 0,3 persen, sementara saham perusahaan finansial KB Financial anjlok 2,2 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 5,3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.232,10 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,2 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 41,90 poin, atau sekitar 0,57 persen, menjadi 7.435,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Singapura dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 14,04 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 3.238,44. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong turun 27,02 poin, atau sekitar 0,12 persen, menjadi 21.650,98.