Indeks Kospi Merosot 1,14 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 27,12 poin, atau sekitar 1,14 persen, pada Senin (19/9/2022), menjadi 2.355,66.

Volume perdagangan mencapai 395,3 juta saham senilai 6,7 triliun won atau sekitar US$4,8 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 749 berbanding 143.

Angka indeks melemah untuk sesi keempat beruntun seiring mencuatnya kekhawatiran para investor jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat. “Para investor khawatir peningkatan suku bunga The Fed lebih tinggi dari ekspektasi,” kata Jeong Tae-Hyun, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi melepas saham senilai 41,8 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel masing-masing meraup saham senilai 697 juta won dan 27,5 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,36 persen, saham SK Hynix sebaliknya merosot 1,32 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao turun 0,91 persen dan 2,24 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution terjun 5,63 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor naik 0,25 persen, saham Kia sebaliknya turun 0,37 persen.

Saham perusahaan utilitas Korea Electric Power Corporation (KEPCO) melambung 3,17 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 5,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.398,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, di kala Bursa Efek Tokyo tutup sehubungan berlangsungnya libur Hari Penghormatan Orang Lanjut Usia di Jepang. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia turun 19,20 poin, atau sekitar 0,28 persen, menjadi 6.719,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand dan Indonesia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 14,20 poin, atau sekitar 0,45 persen, menjadi 3.112,20. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong merosot 195,72 poin, atau sekitar 1,04 persen, menjadi 18.565,97.