Indeks Kospi Turun 0,40 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 9,59 poin, atau sekitar 0,40 persen, pada Kamis (15/9/2022), menjadi 2.401,83.

Volume perdagangan moderat mencapai 417,7 juta saham senilai 7,3 triliun won atau sekitar US$5,23 miliar dengan saham yang turun melampaui yang naik 437 berbanding 407.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun dipicu aksi jual yang dilakukan investor asing dan institusi jelang berlangsungnya pertemuan Federal Reserve Amerika Serikat pekan depan.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 222,3 miliar won dan 144,4 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 349,7 miliar won.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing turun 2,4 persen dan 0,56 persen. Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,41 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai mobil elektrik LG Energy Solution dan Samsung SDI masing-masing meningkat 2,51 persen dan 0,16 persen. Saham perusahaan kosmetik AmorePacific dan LG Household & Health Care masing-masing menanjak 0,84 persen dan 1,19 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 2,8 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.393,70 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,1 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 14,30 poin, atau sekitar 0,21 persen, menjadi 6.842,90. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, dan Vietnam menguat, sedangkan Bursa Thailand dan Filipina melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, merosot 37,62 poin, atau sekitar 1,16 persen, menjadi 3.199,92. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong naik 83,28 poin, atau sekitar 0,44 persen, menjadi 18.930,38.