ANALIS MARKET (24/8/2022) : IHSG Cenderung Bergerak Sideways dan Berpotensi Menguat Terbatas

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Kiwoom Sekuritas menyebutkan, diperdagangan kemarin (23/8), IHSG ditutup naik +0,78% ke level 7.163,27.

Pelaku pasar asing mencatatkan net buy Rp500,27 miliar (semua pasar).

Di sisi lain, Indeks utama Wall Street ditutup melemah (DJI -0,47%, GSPC -0,22%, IXIC -0,00%). EIDO ditutup +1,76%.

Data S&P Global US Aug. menunjukkan aktivitas sektor swasta melambat, dengan Manufacturing PMI catatkan perlambatan ekspansi ke level 51,3 poin (Vs. Jul. 52,2 poin), menghadapi tekanan permintaan akibat inflasi dan kondisi keuangan perusahaan yang lebih ketat.

Sementara, kontraksi terjadi pada sektor jasa, dengan Services PMI terkontraksi lebih dalam ke level 44,1 poin (Vs. Jul. 47,3 poin).

Hal ini membuat Composite PMI terkontraksi ke level 45,0 poin (Vs. Jul. 47,7 poin) atau level terendah sejak Februari 2021.

Adapun secara teknikal analis, IHSG berhasil ditutup menguat dengan candle bullish.

Indikator stochastic memiliki golden cross lagi, Histogram MACD bergerak positif (garis bullish) dan volumenya meningkat.

Jika IHSG mampu bergerak bullish, ada peluang bagi IHSG untuk melanjutkan uptrend menuju level resistance 7.209 – 7.230.

Jika IHSG kembali bergerak bearish, IHSG diperkirakan akan kembali ke level support 7.107 – 7.125.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, indeks hari ini diperkirakan akan cenderung bergerak sideways dengan kesempatan terbatas untuk menguat. Hari ini, ada rilis M2 Indonesia Data Uang Beredar Periode Juli (Sebelumnya.10.6% yoy)," sebut analis Kiwoom Sekuritas dalam riset yang dirilis Rabu (24/8/2022).