Indeks Kospi Turun 0,52 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 12,63 poin, atau sekitar 0,52 persen, pada Selasa (2/8/2022), menjadi 2.439,62.

Volume perdagangan moderat mencapai 539,85 juta saham senilai 7,2 triliun won atau sekitar US$5,5 miliar, dengan saham yan turun melampaui yang naik 615 berbanding 240.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks turun seiring meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Tiongkok setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS Nancy Pelosi berencana untuk mengunjungi Taiwan.  

Investor institusi melepas saham senilai 595 miliar won, sedangkan investor asing dan ritel total meraup saham senilai 587 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,7 persen, saham SK Hynix sebaliknya turun 0,6 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing naik 0,3 persen dan 1 persen.

Saham maskapai penerbangan maskapai penerbangan Korean Air Lines turun 0,4 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melemah 0,6 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 0,70 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.304,70 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang merosot 1,33 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia berakhir datar dengan pergerakan naik hanya 5,10 poin menjadi 6.998,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, dan Malaysia melemah, sedangkan Bursa Vietnam, Thailand, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, terjun 72,80 poin, atau sekitar 2,23 persen, menjadi 3.187,16. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 476,63 poin, atau sekitar 2,36 persen, menjadi 19.689,21.