Indeks Kospi Melonjak 1,73 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 42,90 poin, atau sekitar 1,73 persen, pada Kamis (11/8/2022), menjadi 2.523,78.

Volume perdagangan moderat mencapai 495,5 juta saham senilai 9,39 triliun won atau sekitar US$7,26 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 771 berbanding 111.

Angka indeks melonjak mengikuti pergerakan saham di Wall Street setelah indeks harga konsumen Juli menunjukkan bahwa inflasi Amerika Serikat telah mencapai puncaknya sehingga meredakan kekhawatiran pengetatan kebijakan moneter yang ekstrem oleh Federal Reserve.

“Penguatan Wall Street dengan rebound saham sektor teknologi berkat ekspektasi meredanya laju inflasi berpengaruh positif terhadap pasar saham Korea Selatan, terutama memicu aksi beli investor asing,” jelas Seo Sang Young, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing dan institusi masing-masing meraup saham senilai 133,7 miliar won dan 468 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 603 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing melonjak 1,35 persen dan 1,54 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan baja POSCO Holdings masing-masing melambung 3,06 persen dan 3,42 persen.

Saham perusahaan telekomunikasi KT dan perusahaan asuransi Samsung Fire & Marine Insurance masing-masing turun 0,8 persen dan 0,7 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 7,4 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.303 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, di saat Bursa Efek Tokyo tutup sehubungan berlangsungnya libur Hari Gunung di Jepang. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,4 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melonjak 78,30 poin, atau sekitar 1,12 persen, menjadi 7.071. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Vietnam melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 51,65 poin, atau sekitar 1,60 persen, menjadi 3.281,67. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 471,59 poin, atau sekitar 2,40 persen, menjadi 20.082,43.