Indeks Kospi Naik 0,67 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 16,23 poin, atau sekitar 0,67 persen, pada Jumat (29/7/2022), menjadi 2.451,50.

Volume perdagangan moderat mencapai 488 juta saham senilai 10,1 triliun won atau sekitar US$7,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 655 berbanding 203.

Angka indeks naik untuk sesi kelima beruntun seiring reli yang berlangsung di Wall Street.

“Ekonomi Amerika Serikat berkontraksi pada kuartal kedua, namun pasar finansial menerjemahkannya sebagai tanda bahwa Federal Reserve kemungkinan akan memperlunak pengetatan kebijakan moneter.

Penguatan saham perusahaan besar seperti Apple dan Amazon juga berpengaruh positif terhadap indeks Kospi,” jelas Park Gwang-Nam, analis Mirae Asset Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor institusi dan asing masing-masing meraup saham senilai 147 miliar won dan 339 miliar won, sedangkan investor ritel melepas saham senilai 494 miliar won.

Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melambung 4,84 persen dan 3,31 persen. Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing turun 0,81 persen dan 1,51 persen.

Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics naik 0,23 persen. Saham perusahaan keuangan KB Financial Group dan perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution masing-masing melonjak 1,68 persen dan 1,56 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar AS, turun 3 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.299,1 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,31 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia naik 55,50 poin, atau sekitar 0,81 persen, menjadi 6.945,20. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia, Indonesia, Thailand, dan Vietnam menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 29,81 poin, atau sekitar 0,91 persen, menjadi 3.252,77. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 466,17 poin, atau sekitar 2,26 persen, menjadi 20.156,51.