Pertamina Perluas Wilayah Cakupan Uji Coba Aplikasi MyPertamina

Foto : istimewa

Pasardana.id - Uji coba aplikasi MyPertamina diperluas cakupan wilayahnya. Dari yang awalnya hanya 13 wilayah di Indonesia, kini menjadi 50 kota/kabupaten di 27 provinsi mencakup Bekasi dan DKI Jakarta.

Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan, perluasan uji coba aplikasi MyPeramina menjadi 50 kabupaten/kota mulai dilakukan pada pekan lalu.

Pendafataran kendaraan melalui aplikasi MyPertamina dilakukan sebagai upaya mendorong penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi tepat sasaran.

“Perluasan cakupan uji coba MyPertamina ini dimulai pada minggu lalu,” ujarnya, Kamis (21/7/2022).  

Irto menyebutkan, saat ini perluasan uji coba aplikasi MyPertamina untuk DKI Jakarta diawali dari Kota Jakarta Timur.

Sejauh ini, sudah 170.000 kendaraan yang terdaftar di aplikasi MyPertamina pada uji coba tahap pertama di 13 wilayah.

Irto menjelaskan, sejauh ini pendaftaran masih dilakukan, ia juga belum merinci terkait evaluasi selama proses uji coba tahap pertama.

“Masih on progress, sudah di atas 170.000 kendaraan yang didaftarkan,” jelas Irto.

Sebagai informasi, kebijakan penggunaan aplikasi MyPertamina mulai dilakukan sejak 1 Juli 2022.

Untuk mengetahui cara mendaftar kendaraan melalui MyPertamina yakni dengan ;
1. Buka laman https://subsiditepat.mypertamina.id/
2. Siapkan dokumen yang meliputi Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), foto kendaraan, dan dokumen pendukung lain.
3. Centang informasi yang menerangkan bahwa Anda memahami persyaratan.
4. Klik daftar sekarang dan ikuti instruksi.

Selanjutnya, pendaftar tinggal menunggu pencocokan data dengan maksimal 7 hari kerja.

Nantinya, status pendaftaran bisa dicek melalui website secara berkala.

Apabila telah terkonfirmasi, selanjutnya unduh kode QR dan simpan untuk melakukan transaksi di SPBU Pertamina.

Sementara itu, untuk masyarakat yang tidak memiliki Aplikasi MyPertamina atau kesulitan mengakses website MyPertamina, maka Anda bisa melakukan pendaftaran kendaraan di gerai SPBU terdekat.

"Nanti akan ada klinik (gerai) di SPBU-SPBU tertentu untuk mendaftar. Iya (nanti masyarakat yang enggak punya aplikasi) bisa dibantu di klinik SPBU yang ditetapkan," jelas Irto.