ANALIS MARKET (18/7/2022) : IHSG Berpotensi Bergerak Di Zona Hijau

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Reliance Sekuritas menyebutkan, IHSG di tutup di zona merah pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu (15/7), dengan ditutup di level 6651,90 -0,57%. Pelemahan IHSG masih didorong oleh kehawatiran para investor akan inflasi dan pelemahan ekonomi yang membuat investor asing melakukan aksi taking profit dan para investor lebih defensive terhadap asset mereka meskipun di tengah kenaikan surplus neraca dagang Indonesia yang semakin solid. Beberapa sektor yang mendorong pelemahan IHSG diantaranya yaitu sektor energy (-2,63%), sektor industrial (-1,13%), dan sektor bahan konsumsi primer (-0,72%). Investor asing tercatat membukukan net sell sebesar Rp 757,50 miliar dengan saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing adalah BMRI, BBNI, BBCA.

Secara teknikal, IHSG masih tertahan di level support di area 6600 serta IHSG kembali ke bawah level MA 5 yang membuat IHSG masih akan sideway jika masih tertahandi area support-nya. Beberapa saham yang memiliki potensi naik untuk perdagangan hari ini, yaitu: CPIN, TAPG, INKP, PGAS, BBYB, BFIN, SCMA, TBIG.

Sementara itu, bursa AS ditutup di zona hijau, dengan kenaikan tertinggi terjadi di Dow Jones +2,15%, penguatan bursa AS di dorong oleh sentiment rilisnya data ekonomi AS yang membaik, dari retail sales yang kembali positif dan mengalami kenaikan secara YoY dan consumer sentiment yang juga mengalami kenaikan, hal ini mengurangi kekhawatiran akan terjadinya pelemahan ekonomi di AS yang semakin dalam.

MARKET OUTLOOK

Bursa Asia pada pagi ini telah dibuka di zona hijau, saat laporan ini ditulis index kospi menguat +1.10% dan index Nikkei sedang public holiday Jepang. Sementara GDP di China hanya tumbuh 0.4% YoY pada Q2 2022 hal ini dibawah consensus pasar yang membuat kekhawatiran terjadinya resesi.

Kemudian dari dalam negeri, dengan sentiment pelemahan pertumbuhan ekonomi global yang membayangi IHSG membuat IHSG masih volatile, namun IHSG memiliki potensi untuk di perdagangkan di zona hijau melihat bursa Asia dan AS yang di zona hijau.

“Kami perkirakan IHSG akan bergerak pada rentang 6630 – 6700,” sebut analis Reliance Sekuritas dalam riset yang dirilis Senin (18/7/2022).