ANALIS MARKET (01/7/2022) : IHSG Berpotensi Bergerak Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa saham AS hari Kamis (30/6) ditutup melemah: Dow Jones -0.82%; S&P500 -0.88%, dan Nasdaq -1.33% dengan rata-rata utama mencatat penurunan tajam untuk bulan Juni, kuartal kedua dan paruh pertama tahun 2022 karena kekhawatiran atas inflasi yang meningkat dan prospek resesi sangat membebani aset berisiko. Personal income di AS sebesar 0.5% mom di bulan Mei (prev: 0.5%), sama dengan ekspektasi pasar. Personal spending di AS sebesar 0.2% mom di bulan Mei (prev: 0.6%), di bawah perkiraan konsensus 0.4%. Data initial jobless claim turun menjadi 231 ribu (prev: 233 ribu). Yield UST 10Y turun ke level 2.97% dan USD Index juga turun ke level 104.68.

Pasar komoditas bergerak mixed; nikel melemah -4.8% ke level USD 22,745/ton, minyak -3.5% ke level USD 106/bbl, tembaga melemah -2.8% ke level USD 368/ton, emas -0.7% ke level USD 1,806/toz, sementara CPO menguat +0.2% ke MYR 4,912/ton dan batu bara +2.5% di level USD 369/ton.

Bursa Asia ditutup variatif mayoritas melemah pada perdagangan Kamis (30/6): Kospi -1.9%, Nikkei -1.5%, Hang Seng -0.6%, sementara Shanghai menguat +1.1%. IHSG ditutup melemah -0.4% ke level 6,912. Total keseluruhan net foreign sell sebesar IDR 74.3 miliar. Net sell asing di pasar regular sebesar IDR 307.6 miliar dan net buy di pasar negosiasi sebesar IDR 233.3 miliar. Net sell asing tertinggi di pasar reguler dicetak oleh BBRI (IDR 232.2 miliar), BBCA (IDR 181.9 miliar), dan MDKA (IDR 73.2 miliar). Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh BMRI (IDR 79.9 miliar), ADRO (IDR 78.8 miliar), dan ASII (IDR 73.5 miliar). Indeks EIDO semalam ditutup melemah -0.13%.

Kasus Covid-19 di Indonesia terdapat penambahan 2,248 kasus baru (+4.6%) kemarin (30/6), dengan daily positive rate 3.9%. Recovery rate 97.1% dan kasus aktif 16,790 pada hari yang sama.

Dari domestik, hari ini juga akan rilis data inflasi Indonesia dengan proyeksi konsensus naik menjadi 4.2% yoy atau 0.4% mom (prev: 3.6% yoy atau 0.4% mom). Core inflation diperkirakan naik menjadi 2.7% yoy (prev: 2.6% yoy) di bulan Juni 2022. Adapun Jumat (01/7) pagi ini, pasar regional dibuka menguat, Nikkei +0.22% dan Kospi +0.42%.

“IHSG kemungkinan diperkirakan bergerak sideways hari ini, seiring mixed sentimen bursa global dan regional, serta penantian data inflasi Indonesia,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Jumat (01/7/2022).