Indeks Kospi Merosot 1,91 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 45,35 poin, atau sekitar 1,91 persen, pada Kamis (30/6/2022), menjadi 2.332,64.

Volume perdagangan moderat mencapai 506 juta saham senilai 8,7 triliun won atau sekitar US$6,7 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 699 berbanding 183.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks merosot dipicu mencuatnya kekhawatiran resesi global dan outlook negatif industri semikonduktor.

Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 321 miliar won dan 234 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 521 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing merosot 1,72 persen dan 3,19 persen.  Saham perusahaan operator portal internet Naver anjlok 2,64 persen, sedangkan saham perusahaan manufaktur baterai penyompanan LG Energy Solution terjun 5,24 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor melambung 2,85 persen, sementara saham Kia naik 0,52 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 0,6 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.298,4 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,5 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 132,10 poin, atau sekitar 1,97 persen, menjadi 6.568,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Thailand, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Malaysia menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, melonjak 37,10 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 3.398,62. Indeks Hang Seng  di Bursa Efek Hong Kong turun 137,10 poin, atau sekitar 0,62 persen, menjadi 21.859,79.