Bank Mayapada Resmi Angkat Miranda Goeltom Jadi Wakil Komisaris Utama

Foto : istimewa

Pasardana.id - Miranda Goeltom ditunjuk oleh PT Bank Mayapada Internasional Tbk (IDX: MAYA) untuk menjadi Wakil Komisaris Utama perseroan.

Penunjukkan Miranda Goeltom ini setelah pemegang saham menyetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Melansir keterangan tertulis perseroan, Rabu (29/6) disebutkan, pemegang saham juga menyetujui pemberhentian Jusak Pranoto dari posisi Direktur.

Dengan adanya perombakan tersebut, berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan yang baru:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Dato’ Sri Tahir
Wakil Komisaris Utama: Miranda Goeltom
Komisaris: Hendra
Komisaris Independen: Kumhal Djamil

Direksi
Direktur Utama: Hariyono Tjahjarijadi
Wakil Direktur Utama: Thomas Arifin
Direktur: Andreas Wiryanto
Direktur: Rudy Mulyono
Direktur: Harry Sasongko Tirtotjondro

Sebagai informasi, sebelumnya Miranda Goeltom pernah menjabat Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia.

Selain itu, dia juga sempat menjabat Pejabat Pelaksana Tugas (Plt) Harian Gubernur Bank Indonesia ketika Boediono maju menjadi calon Wapres.

Miranda Goeltom juga pernah menjadi saksi dalam kasus bailout Bank Century sebesar Rp6,7 triliun.

Lalu, dirinya juga terjerat kasus suap pemilihan Deputi Gubernur Bank Indonesia dan divonis 3 tahun penjara.

Adapun pemberhentian dan pengangkatan Miranda selaku Wakil Komisaris Utama  PT Bank Mayapada Internasional Tbk (IDX: MAYA) berlaku efektif sejak ditutupnya Rapat, dengan jangka waktu mengikuti masa jabatan Anggota Direksi.

Dalam RUPS tersebut juga disepakati, pemegang saham menggunakan laba bersih tahun buku 2021 sebesar Rp44,12 miliar untuk pencadangan sebesar Rp1 miliar.

Sisanya, sebesar Rp43,12 miliar akan dicatatkan sebagai laba yang ditahan untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan.