ANALIS MARKET (30/6/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Tertekan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (29/6), IHSG ditutup melemah 54,10 poin (-0,77%) ke level 6.942,35.

IHSG kembali melanjutkan pelemahan seiring kekhawatiran pelaku pasar atas kenaikan suku bunga global dimana bertujuan untuk mengendalikan laju inflasi yang terus mengalami kenaikan.

Selain itu, World Bank dalam Indonesia Economic Prospect memperkirakan tingkat rasio utang terhadap PDB Indonesia di 2022 mencapai 42,9%, lebih tinggi dari tahun lalu sebesar 40,7% (2021).

Sementara itu, Wall Street tadi malam (29/6) ditutup variatif seiring kekhawatiran pelaku pasar akan terjadinya resesi akibat dari kebijakan moneter yang ketat untuk mengendalikan inflasi AS.

Pelaku pasar memperkirakan kenaikan suku bunga 75 bps oleh The Fed untuk bulan Juli 2022 mendatang.

Di saat yang sama, data ekonomi yang rilis memberikan gambaran yang suram, termasuk angka PDB dan kepercayaan konsumen yang lebih rendah dari ekspektasi pelaku pasar.

DJIA (+0,27%), S&P 500 (-0,07%), dan Nasdaq (-0,03%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung tertekan,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (30/6/2022).