Indeks Kospi Melonjak 1,57 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, melonjak 35,32 poin, atau sekitar 1,49 persen, pada Senin (27/6/2022), menjadi 2.401,92.

Volume perdagangan moderat mencapai 501,09 juta saham senilai 7,52 triliun won atau sekitar US$5,8 miliar, dengan saham yang naik melampaui yang turun 843 berbanding 69.

Angka indeks melonjak mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu meredanya kekhawatiran peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.

“Rebound yang berlangsung di pasar saham AS pekan lalu menjadi faktor penentu pergerakan saham di pasar domestik. Saham sektor permesinan dan otomotif terdongkrak rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali pasar pembangkit tenaga nuklir,” jelas Noh Dong-Kil, analis Shinhan Investment, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 267 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel total melepas saham senilai 299 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics dan SK Hynix masing-masing meningkat 0,7 persen dan 3,7 persen. Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan perusahaan energi Doosan Enerbility masing-masing melambung 5,8 persen dan 7,4 persen.

Saham maskapai penerbangan Hanjin KAL yang merupakan perusahaan induk Korean Air Lines melemah 0,8 persen. Aham perusahaan telekomunikasi SK Telecom turun 0,6 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar AS, naik 11,70 won per dolar AS menjadi 1.286,50 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen positif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang melonjak 1,81 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia menanjak 79,90 poin, atau sekitar 2,16 persen, menjadi 3.776,30. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina menguat, sedangkan Bursa Indonesia melemah.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, meningkat 29,44 poin, atau sekitar 0,88 persen, menjadi 3.379,19. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melambung 510,46 poin, atau sekitar 2,35 persen, menjadi 22.229,52.