ANALIS MARKET (24/6/2022) : IHSG Diproyeksi Bergerak Upward dalam Kisaran 6.900 - 7.150

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian NH Korindo Sekuritas menyebutkan, Stress Tests Bank, likuiditas cukup hadapi economic downturn.

Nasdaq pimpin penguatan Wall Street, naik hingga 1,6% seiring yield UST10Y turun 15 bps menyentuh level psikologis 3%.

Hasil Stress Tests the Fed pada 34 bank terbesar AS dengan aset lebih dari USD 100 miliar menyatakan likuiditas mencukupi bagi bank untuk membagikan dividen, dan melakukan buyback saham jika terjadi economic downturn.

Hal ini menambah katalis positif, setelah sebelumnya perbankan mencatatkan kinerja yang baik.

Sebagai catatan, skenario Stress Tests 2022 kali ini dirancang sebelum terjadinya invasi Rusia dan hiper-inflasi.

Survei: Inflasi Juni Tembus 4%. Sikap Dovish BI mempertahankan BI 7DRRR 3,50% di tengah CPI Juni YoY yang diproyeksikan mencapai 4,14% (Vs. Mei 3,55%), berdasarkan data survei Bloomberg.

Proyeksi tersebut menyentuh batas atas target inflasi tahunan BI yang berada dalam kisaran 2%-4,2% YoY.

Namun, BI 7DRRR yang sesuai ekspektasi pasar direspon positif dengan kenaikan IHSG 14 poin.

Sektor Healthcare dan Consumer Non-Cyclicals, yang resilient pada inflasi tinggi, menguat lebih dari 1%.

Kenaikan sektor Healthcare, di tengah depresiasi rupiah, berdampak negatif bagi subsektor Farmasi yang memiliki bahan baku dominan impor.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, IHSG diproyeksi bergerak upward dalam kisaran 6.900 - 7.150,” sebut NHKSI Research dalam riset yang dirilis Jumat (24/6/2022).