ANALIS MARKET (23/6/2022) : IHSG Diperkirakan Cenderung Mixed

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian FAC Sekuritas menyebutkan, pada perdagangan kemarin (22/6), IHSG ditutup melemah 59,76 poin (-0,85%) ke level 6.984,31.

IHSG mengalami pelemahan disebabkan kekhawatiran investor akan dampak kebijakan The Fed dalam menaikkan suku bunganya, yang dapat berpotensi menyebabkan terjadinya resesi.

Di saat yang sama, investor sedang menanti langkah Bank Indonesia (BI) terkait kebijakan moneternya.

Sementara itu, Wall Street tadi malam ditutup melemah karena investor mencerna pernyataan Ketua Fed Powell baru-baru ini.

Dalam kesaksian kepada komite perbankan Senat, Powell mengakui The Fed ‘berkomitmen kuat’ untuk memerangi inflasi dan bahwa resesi adalah 'kemungkinan' dan menghindarinya sebagian besar tergantung pada faktor-faktor di luar kendali The Fed.

DJIA (-0,15%), S&P 500 (-0,13%), dan Nasdaq (-0,15%).

“Menyikapi beragam kondisi tersebut diatas, pada perdagangan hari ini, IHSG diperkirakan cenderung mixed. Investor hari ini menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) yang sudah berlangsung sejak kemarin,” sebut analis FAC Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (23/6/2022).