ANALIS MARKET (23/6/2022) : IHSG Diperkirakan Bergerak Sideways

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id – Riset harian Samuel Sekuritas menyebutkan, Bursa AS semalam ditutup melemah;  DJIA -0.2%, Nasdaq -0.2%, S&P500 -0.1%, seiring dengan kekhawatiran investor akan perkataan Powell bahwa The Fed akan berkomitmen kuat untuk mengurangi inflasi melalui kebijakan moneternya. Selain itu, pelaku pasar akan menantikan initial jobless claim yang akan dirilis nanti malam. Yield UST10Y turun ke level 3.16% dan USDIndex turun ke level 104.2.

Pasar komoditas terpantau bergerak cenderung melemah; emas flat +0.05% menjadi USD 1,840/ toz, batu bara -0.9% ke level USD 392/ton, minyak -5.8% ke level USD 104/bbl, sedangkan CPO -7.7% ke level RM 4,600/ton.

Di sisi lain, Bursa Asia kemarin (22/6), juga ditutup melemah: Shanghai -1.2%, Hang Seng -2.6%, Nikkei -0.4%, dan Kospi -2.7%. EIDO ditutup turun -0.7% di level 22.9. Di perdagangan kemarin (22/6), IHSG ditutup turun -0.7% ke level 6,984, dengan net sell asing di pasar reguler sebesar IDR 223 miliar dan net buy di pasar negosiasi sebesar IDR 86 miliar. Net buy asing tertinggi di pasar reguler dicatatkan oleh PTBA (IDR 71 miliar), KLBF (IDR 56 miliar), dan ADMR (IDR 42 miliar). Sementara itu, net sell asing tertinggi dicatatkan oleh BBRI (IDR 68 miliar), ANTM (IDR 67 miliar), dan BBNI (IDR  48 miliar). Top leading movers adalah AMRT, GOTO, CPIN dan top lagging movers adalah BBCA, TLKM, BBRI.

Terjadi penambahan 1,985 kasus baru COVID-19 kemarin dengan positivity rate sebesar 3.3% (recovery rate: 97.2%, kasus aktif: 11,391).

Adapun diperdagangan Kamis (23/6) pagi ini, pasar regional dibuka menguat, Nikkei flat +0.5% dan Kospi +0.7%. Pelaku pasar juga sedang menantikan keputusan terkait suku bunga acuan Bank Indonesia.

“Dengan sentimen beragam bursa global dan regional, hari ini IHSG kami perkirakan akan bergerak sideways,” sebut analis Samuel Sekuritas dalam riset yang dirilis Kamis (23/6/2022).