Anjlok 23 Persen, MTEL Siapkan Rp1 Triliun Rem Penurunan

Foto : Dok. MTEL

Pasardana.id PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (IDX: MTEL) menyiapkan dana sebanyak-banyaknya Rp1 triliun untuk membeli kembali atau buy back saham beredar di publik mulai tanggal 2 Juni hingga 2 September 2022.

Pembelian kembali saham itu tidak butuh persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham, karena berlandaskan Pasal 1 angka 1 huruf b POJK 2/2013, yaitu dengan cara menerbitkan SEOJK 3/2020 yang merupakan stimulus perekonomian dan mengurangi dampak pasar yang berfluktuasi secara signifikan karena kondisi perdagangan sebagaimana dimaksud, OJK telah menetapkan Kondisi Lain.

Dalam keterangan resmi anak usaha PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (IDX: TLKM), Kamis (2/6/2022) bahwa pembelian kembali saham diharapkan dapat menstabilkan harga saham dalam kondisi pasar yang fluktuatif, selain memberikan keyakinan kepada investor atas nilai saham Perseroan secara fundamental.

“Pembelian kembali saham Perseroan juga memberikan fleksibilitas bagi Perseroan dalam mengelola modal jangka panjang dimana saham treasuri dapat dijual di masa yang akan datang dengan nilai yang optimal jika Perseroan memerlukan penambahan modal,” terang manajemen MTEL.

Lebih rinci dijelaskan, pembatasan harga pembelian saham sebesar maksimum Rp 801 per saham.

Jika semua dana yang alokasikan tadi dibelanjakan semua maka aset perseroan menyusut menjadi Rp56,481 triliun, dari Rp57,481 triliun per 31 Maret 2022.

Untuk diketahui, sejak IPO pada 22 November 2021, MTEL sempat menyentuh level Rp890. tapi kemudian turun hingga Rp685 pada penutupan sesi 1 Kamis (02/6) siang ini.

Dengan kata lain, MTEL telah turun 23 persen selama 6 bulan perdagangan bursa.