Wall Street “Mixed”, Bursa Eropa Menguat

foto: istimewa

Pasardana.id - Wall Street berakhir mixed pada Jumat (17/6/2022) dengan indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, menempati teritori negatif.

Seperti dilaporkan Reuters, indeks Dow Jones turun 38,29 poin, atau sekitar 0,13 persen, menjadi 29.888,78. Indeks S&P 500 meningkat 8,07 poin, atau sekitar 0,22 persen, menjadi 3.674,84. Indeks komposit Nasdaq melonjak 152,25 poin, atau sekitar 1,43 persen, menjadi 10.798,35.

Dalam sepekan terakhir, indeks Dow Jones, S&P 500, dan komposit Nasdaq masing-masing melemah 4,79 persen, 5,79 persen, dan 4,78 persen.

Inflasi tinggi menyebabkan beberapa bank sentral utama dunia meningkatkankan suku bunga. Akibatnya kekhawatiran perlambatan pertumbuhan ekonomi global mencuat, menyebabkan pasar saham tertekan.  

Harga emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange turun seiring menguatnya nilai tukar dolar AS. Harga emas untuk pengiriman Juli 2022 turun 0,8 persen menjadi US$1.841,13 per ons. Indeks dolar AS melonjak 1,01 persen menjadi 104,46.

Bursa saham Eropa menguat pada Jumat, dengan indeks STOXX 600 Eropa naik 0,1 persen, dipicu aksi beli para investor terhadap saham-saham yang sebelumnya terpuruk.

Indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, turun 28,73 poin, atau sekitar 0,41 persen, menjadi 7.016,25. Indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, naik 87,77 poin, atau sekitar 0,67 persen, menjadi 13.126,26.

Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, meningkat 67,80 poin, atau sekitar 0,84 persen, menjadi 8.145,90. Indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, berakhir datar dengan penurunan hanya 3,59 poin menjadi 5.882,65.

Nilai tukar poundsterling melemah 0,5 persen terhadap dolar AS menjadi US$1,2290 per pound. Sedangkan terhadap euro, nilai tukar pound melemah 0,1 persen menjadi 1,1695 euro per pound.