Indeks Kospi Turun 0,43 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 10,48 poin, atau sekitar 0,43 persen, pada Jumat (17/6/2022), menjadi 2.440,93.

Volume perdagangan moderat mencapai 597,98 juta saham senilai 10,66 triliun won atau sekitar US$8,27 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 562 berbanding 305.

Seperti dilansir Yonhap News, angka indeks melemah mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu mencuatnya kekhawatiran resesi global. Pelemahan yang terjadi terbatas berkat aksi beli yang dilakukan investor ritel dan institusi.

Investor asing melepas saham senilai 691,21 miliar won, sedangkan investor institusi dan ritel masing-masing meraup saham senilai 357,30 miliar won dan 276,62 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics merosot 1,81 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing melorot 1,04 persen 0,14 persen.

Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution dan perusahaan kimia LG Chem masing-masing turun 0,35 persen dan 1,03 persen. Saham perusahaan biofaramsi Samsung BioLogics dan Celltrion masing-masing melambung 3,1 persen dan 2 persen.

Nilai tukar won melemah terhadap dolar Amerika Serikat, turun 1,7 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.287,30 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,40 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia merosot 116,29 poin, atau sekitar 1,76 persen, menjadi 6.474,80. DI Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina melemah, sedangkan Bursa Thailand menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, naik 31,40 poin, atau sekitar 0,96 persen, menjadi 3.316,79. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong melonjak 229,57 poin, atau sekitar 1,10 persen, menjadi 21.075.