Indeks Kospi Naik 0,16 Persen

foto: istimewa

Pasardana.id - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 4,03 poin, atau sekitar 0,16 persen, pada Kamis (16/6/2022), menjadi 2.451,41.

Volume perdagangan moderat mencapai 567,50 juta saham senilai 9,34 triliun won atau sekitar US$7,25 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 435 berbanding 426.

Angka indeks naik mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat.

“Ketidakpastian terkait suku bunga The Fed berkurang dan nilai tukar won menguat terhadap dolar AS sehingga indeks Kospi menguat. Namun akan diperlukan waktu untuk melihat peningkatan yang besar dan volatilitas diperkirakan akan terus berlanjut untuk saat ini,” jelas Han Ji-Young, analis Kiwoom Securities, seperti dikutip Yonhap News.

Investor asing meraup saham senilai 146,5 miliar won, sedangkan investor ritel dan institusi masing-masing melepas saham senilai 156,94 miliar won dan 18,52 miliar won.

Saham perusahaan teknologi Samsung Electronics naik 0,33 persen. Saham perusahaan manufaktur baterai penyimpanan LG Energy Solution melonjak 1,67 persen.

Saham perusahaan kimia LG Chem dan perusahaan manufaktur Samsung SDI masing-masing melambung 4,1 persen dan 3,98 persen. Saham perusahaan biofarmasi Samsung BioLogics dan perusahaan baja POSCO masing-masing melonjak 2,15 persen dan 2,29 persen.

Saham perusahaan otomotif Hyundai Motor dan Kia masing-masing turun 0,57 persen dan 1,15 persen. Saham perusahaan internet Naver dan Kakao masing-masing merosot 1,84 persen dan 0,55 persen.

Nilai tukar won menguat terhadap dolar Amerika Serikat, naik 4,9 won dari sesi sebelumnya menjadi 1.285,6 won per dolar AS.

Secara umum bursa saham Asia diliputi sentimen negatif hari ini, dengan indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang turun 0,46 persen.

Indeks S&P/ASX 200 di Bursa Australia melemah 9,90 poin, atau sekitar 0,15 persen, menjadi 6.591,10. Di Asia Tenggara, indeks utama perdagangan saham Bursa Thailand melemah, sedangkan Bursa Singapura, Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Filipina menguat.

Indeks Shanghai Composite di Bursa Efek Shanghai, Tiongkok, turun 20,02 poin, atau sekitar 0,61 persen, menjadi 3.285,39. Indeks Hang Seng di Bursa Efek Hong Kong terjun 462,78 poin, atau sekitar 2,17 persen, menjadi 20.845,43.