Smartel Ajukan Pinjaman Senilai RMB500 Juta, 11 Persen FREN Dijaminkan

foto : ilustrasi (ist)

Pasardana.id - Anak usaha PT Smartfren Telecom Tbk (IDX: FREN), PT Smart Telecom (Smartel) tengah mengajukan tambahan fasilitas pinjaman senilai RMB500 juta kepada China Development Bank Cabang Shenzhen (CDB).

Namun, mengacu pada keterangan resmi FREN pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI) Selasa (24/5/2022), bahwa diperlukan jaminan untuk mendapatkan pinjaman itu.

Sehingga berdasarkan perjanjian imbalan penjamian tanggal 20 Mei 2022, induk usaha menjaminkan sebanyak 26.257.382.000 lembar FREN milik PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (IDX: DSSA), dan 8 miliar lembar FREN milik PT DSSE Energi Mas Utama (EMU) juga dijaminkan.

”Jumlah keseluruhan saham FREN yang dijaminkan mencapai  34.257.382.000 lembar atau sekitar 11 persen dari seluruh saham yang telah diterbitkan oleh Perseroan,” tulis manajemen FREN.

Sebagai imbalannya, Smartel akan membayar Rp1 miliar per tahun selama masa penjaminan kepada DSSA dan EMU.

Dijelaskan, pemberian jaminan akan memastikan bahwa Smartel memperoleh pendanaan atau pinjaman yang diperlukan untuk ekspansi bisnis yang akan meningkatkan kapasitas, sehingga performansi keuangan Smartel akan semakin membaik dari sisi profitabilitas dan likuiditas.

Ditegaskan, penjaminan ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam POJK 42/2020, karena Smartel, DSSA, dan EMU dikendalikan, baik secara langsung maupun tidak langsung, oleh keluarga Widjaja.